4) Dorongan biologis yang berupa syahwat dan ghodlob atau insting 5) Kekuatan lain lain dan sifat-sifat manusia yang dapat dikembangkan dan disempurnakan.10 Dengan demikian konsep fitrah yang diletakkan Al-Ghazali dalam memahami peserta didik masih memiliki relevansi dengan dunia pendidikan modern dalam hal sifat-sifat pembawaan, keturunan dan Ketiga, orang yang sepenuhnya dapat menguasai dan mengendalikan hawa nafsunya. Inilah orang yang mendapat rahmat Allah, sehingga terjaga dan terpelihara dari dosa-dosa dan maksiat. Menurut Ghazali, ini merupakan tingkatan para nabi dan wali-wali Allah. Dalam perjuangan melawan hawa nafsu, menurut Ghazali, manusia dituntut ekstra hati-hati dan Menurut „Umaruddin, dalam mengupas sifat manusia, al-Ghazali menegaskan bahwa manusia mempunyai peluang untuk mencapai derajat malaikat bahkan lebih tinggi dengan ilmu pengetahuan dan juga berpeluang jatuh tersungkur lebih rendah dari derajat binatang jika terpengaruh dengan kemewahan duniawi dan menurutkan nafsu amarah.15 Semarah-marahnya Di dalam kitab Ihya’ ‘Ulumuddin, Imam al Ghazali membagi manusia menjadi 4 tingkatan berdasarkan ilmunya: 1. Orang yang mengerti, tapi tidak mengerti bahwa ia mengerti, itulah orang yang lalai, maka peringatkanlah ia. 2. Orang yang tidak mengerti dan ia mengerti, bahwa ia tidak mengerti, itulah orang yang sadar diri, maka ajarkanlah ia. Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd.

4 karakter manusia menurut imam ghazali